Gempa Mentawai, Masyarakat Masih Trauma

oleh
12 dibaca
contoh iklan banner 728x90

MENTAWAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai lakukan pembahasan penanggulangan Bancana gempa Bumi 6,4 SR yang terjadi pada Senin, 29 Agustus 2022.

Rapat yang dipimpin oleh Pj.Bupati Martinus Dahlan berlangsung di ruang kantor bupati Kepulauan Mentawai, Selasa, 30 Agustus 2022.

Pj. bupati Martinus Dahlan mengatakan, kerusakan berat pada SD 11 Simalegi dan gereja santo petrus simalibbeg. Sedangkan rusak sedang, puskesmas serta beberapa rumah warga lainnya.

Ia juga mengintruksikan kepada OPD-OPD untuk ikut membantu mempersiapkan kebutuhan masyarakat di tempat pengungsian. Antara lain logistik, tenda untuk pengungsian, obat-obat-obatan, lampu penerangan, dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga:  Dagang Narkoba, Polisi Bekuk Pegawai SPBU

“Semua logistik tersebut akan di bawa oleh kapal nade besok siang. Semoga saja besok cuacanya bersahabat. Sehingga penyaluran bantuan ini tidak terkendala dan dapat segerah di nikmati oleh masyarakat kita yang dalam pengungsian”, kata dia saat memberikan arahan.

Dia juga menyampaikan untuk masyarakat yang rumahnya tidak ada kerusakan diharapkan untuk kembali rumah masing- masing. Hal itu disampaikannya sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Sumatera Barat.

Selain itu, Kalaksa BPBD Mentawai Novriadi juga menyampaikan saat ini, untuk dua hari kedepan stok makanan di Simalegi sudah tersedia yaitu dipesankan dari kedai-kedai di Desa Simalegi.

Baca Juga:  SAR Mentawai Evakuasi 10 Pemancing di Pulau Siburu

“Bantuan semacam makanan, obat-obatan dan lainnya. untuk dua hari kedepan masih bisa,” kata Novriadi.

Kepala Dinas Kesehatan Desti Seminora melaporkan hal yang sama yakni terkait puskesmas yang rusak sedang yaitu di desa sigapokna dinding yang retak – retak serta plafon yang roboh akibat terdampak gempa tersebut.

“Kita juga sudah siapkan tim pelayanan tenaga kesehatan keliling untuk masyarakat di tempat pengungsian yang terdampak gempa tersebut,” ujar Desti. (Sabarial)