topkata.com, kuliner, Padang, – Jumat Berkah Berbagi (JBB) Yayasan Berkah Amal Salih yang berlangsung pada Jumat (19/1/2024) berlangsung dalam suasana beda.
Walau gerimis menghadang, namun kegiatan yang diawali makan balanjuang pada pukul 16.30 wib tersebut tetap ramai. Para anak yatim yang didampingi ibu mereka menikmati sajian tim kreatif Yayasan Berkah Amal Salih secara lahap.
Suara minta tambuah dari bocil dan orang tua mereka di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih, Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) seakan jadi vokal latar alunan musik religi Putri Ariani.
Koordinator JBB Amal Salih, Herwaty Taher mengatakan donatur kali ini berasal dari Anggota DPRD Sumbar, Ir. H. Hendra Irwan Rahim. Dia tambahkan, Hendra Irwan Rahim yang juga maju sebagai Anggota DPD RI ini memberi santunan untuk kedua kalinya.
“Di bulan Ramadhan, Bang Hendra Irwan Rahim juga memberi santunan. Ditambah paket makanan siap saji dengan double ayam,” ujar perempuan yang akrab disapa Cece Wati ini .

Sementara Aipda Dian Wihendro Ratno juga melanjutkan kebiasaan rutinnya dengan makan bersama. Malahan kali ini dengan porsi yang lebih besar.
“Hal menarik, Aipda Dian WR tidak hanya peduli dengan anak yatim. Tapi juga peduli kesehatan balita. Hal ini ditandai dengan kegiatan Aipda Dian WR Peduli Stunting yang telah dicanangkan Kapolresta Padang di yayasan kita ini,” ujar Cece Wati yang juga aktif di Mualaf Center Indonesia (MCI) Sumbar ini.
Sementara Aipda Dian Wihendro Ratno mengaku sangat tersanjung dengan dukungan berbagai pihak. Apalagi, kegiatan pencanangan Aipda Dian WR Peduli Stunting berjalan dengan sukses.
“Menciptakan generasi sehat, cerdas dan berakhlak mulia ini merupakan tugas kita bersama. Terimakasih pada semua pihak yang telah bersama-sama untuk menjalankan kegiatan di yayasan ini,” ujar Aipda Dian WR yang sehari-hari bertugas sebagai Anggota Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Polresta Padang ini.
Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih berterimakasih pada semua pihak yang saling bahu membahu menyukseskan berbagai kegiatan di yayasan ini. Dia menegaskan, dalam suatu organisasi, pengurus hanyalah orang yang didahulukan selangkah ditinggikan seranting.
“Yayasan ini merupakan ladang amal dan sadaqah jariyah bagi kita semua. Semua berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing. Alhamdulillah dengan kebersamaan tersebut, para donatur semakin percaya pada kita. Untuk menyalurkan sebagian rezekinya untuk anak yatim di daerah kita ini,” ujar Saribulih yang juga aktif di dunia jurnalistik ini.
Saribulih juga bersyukur semua kegiatan di yayasan ini mendapat apresiasi dari semua elemen masyarakat. Saribulih yang juga seorang praktisi pendidikan ini mengaku beberapa kali disesali oleh salah seorang warga yang juga pedagang kue di Pasar Pagi Parak Laweh lantaran lupa memberi tahu pelaksanaan Jumat Berkah.
“Dia menyesali saya. Lantaran, saya lupa memberi tahu. Karena dia selalu ingin menyumbang kue di setiap kegiatan. Beberapa masyarakat juga mempertanyakan, lantaran beberapa kali tidak beri tahu. Padahal dia juga ingin berpartisipasi untuk membantu kegiatan di yayasan ini,” ujar Saribulih. (*)




