Merdeka Belajar Sebatas Jargon

Harnieti
17

Guru dan murid dapat berdiskusi dengan nuansa outing class. Sehingga peran murid lebih ditonjolkan dalam pembelajaran. Mereka dapat lebih santai dalam mengemukankan pendapat dan keaktifan saat pembelajaran berlangsung.

Murid tidak hanya sekadar mendengarkan penjelasan guru. Sehingga akan terlatihlah keterampilan mereka dalam mengemukan pendapat, membentuk karakter bertanggungjawab, berani, mandiri, serta kemampuan mengasah kompetensi dan sebagainya.

Dalam konsep merrdeka belajar ada beberapa tahapan yang harus dilalui antara lain. Pertama, Mulai dari diri sendiri. Dalam pelaksanaannya, murid harus paham tentang kekuatan diri yang dimilikinya. Sehingga mereka dapat mengandalkan kekuatan tersebut dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapinya.

Termasuk dalam mengikuti proses belajar mengajar. Guru harus mampu menggali potensi yang dimiliki setiap murid. Tahapan ini dapat dilakukan dengan mengajak murid merefleksi diri melalui angket atau sejenisnya.

Baca Juga:  Pengabdian Guru Daerah Kepulauan

Selain itu juga dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan konsep yang akan dipelajari untuk menggali pemahaman murid.

Iklan 17

Kedua, Eksplorasi konsep. Pada tahap ini murid diajak untuk dapat memahami konsep-konsep materi yang dibahas. Teknik pelaksanaannya dapat melalui penggunaan media yang siapkan guru. Ataupun dengan mengajak mereka membaca dan kemudian berdiskusi tentang konsep-konsep yang telah dipelajarinya.

Guru harus mampu memfasilitasi murid dalam mengkonstruk pemahaman mereka tentang konsep-konsep yang dipelajari. Dalam arti kata mereka tidak hanya sekadar mendengar penjelasan guru. Tetapi juga memiliki kesempatan untuk berpendapat dan mengemukakan pendapat.

Guru juga dapat mengajak murid untuk melacak berbagai sumber yang relevan untuk memperkaya pemahaman mereka.

Baca Juga:  Jadi Guru, Surga Menunggu

Ketiga, Ruang kolaborasi. Tahap ini murid diajak berdiskusi. Berkelompok dalam memecahkan permasalahan yang dibahas. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu membentuk dan menumbuhkan sikap profil Pelajar Pancasila seperti gotong-royong, kritis, kreatif dan inovatif serta sikap mental baik lainnya.

Keempat, Reflekfi terbimbing. Pada tahapan ini guru dapat memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman murid. Tujuannya adalah agar murid tidak salah dalam membangun konsep materi yang dipelajari. Untuk perlu adanya konfirmasi dari guru.

 

 

 

【1】 【2】 【3】